Dibaca ya...

Warga Palestina Penyandang Autisme Ditemb4k Mati Polisi Israel

29

bacaikhtisar –  Pemakaman Iyad Halaq diwarnai suara-suara untuk melakukan pembalasan terhadap Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut penembakan mati seorang laki-laki autis Palestina oleh polisi yang mencurigainya sebagai seorang teroris sebagai tragedi.

Inilah komenter terbuka pertama Netanyahu sejak Iyad Halaq, 32, ditembak di Yerusalem Timur yang diduduki Israel ketika ia berjalan menuju sekolah untuk orang-orang berkebutuhan khusus.

Apa yang terjadi pada Iyad Halaq adalah tragedi,” kata Netanyahu dalam pertemuan kabinet pada Minggu (07/06).

“Ini adalah laki-laki dengan keterbatasan -autisme – yang dicurigai sebagai teroris di lokasi yang sangat sensitif, dan kami tahu itu keliru,” jelasnya.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyampaikan belasungkawa dan menambahkan akan menyelidiki penembakan itu.

Pengacara keluarga Halaq, Jad Qadmani, mengatakan muncul “kecurigaan yang semakin besar bahwa polisi melakukan kejahatan, dan kami berharap mereka yang melakukan penyelidikan agar meneruskannya dan menarik aparat polisi ke meja hijau,” katanya, sebagaimana dikutip surat kabar Haaretz.

Apa yang terjadi pada Iyad Halaq?
Pada tanggal 30 Mei, Iyad Halaq berjalan kaki dari rumahnya di kawasan Wadi al-Joz di Yerusalem Timur ke Kota Tua untuk mendatangi pusat layanan bagi anak-anak dan orang dewasa berkebutuhan khusus.

PM Benjamin Netanyahu menyampaikan belasungkawa atas penembakan pria penyandang autisme Iyad Halaq. 

Kepolisian Israel mengatakan unitnya yang berpatroli “melihat seorang tersangka dengan benda mencurigakan yang terlihat seperti pistol”.

Laman: 1 2 3

close