Dibaca ya...

Terdampak Corona, Bapak Ini Duduk di Trotoar 2 Hari Minta Diberi Pekerjaan

50

– 

bacaikhtisar – Akun Instagram @bhimobirawa mengunggah foto seorang pria tua duduk dan meletakkan perkakasnya di atas trotoar. Di sebelah pria tua itu, dipajang selembar kertas putih bertulisan kalimat ‘Tolong Beri Saya Pekerjaan’.

Terdampak Corona, Bapak Ini Duduk di Trotoar Blok M Minta Diberi Pekerjaan

“Izin share teman-teman. Barusan melihat Bapak ini ada di perempatan Blok M Kantor Gojek – PTIK dan membawa perkakas untuk bekerja. Yang ada pekerjaan untuk keperluan taman, rumah dan kebutuhan lainnya yang bisa dikerjakan, Bapak ini di perempatan GOJEK/PTIK setiap hari. Nanti kalau aku lewat lagi akan aku tanya sama Bapak kontak beliau yang bisa dihubungi,” tulis @bhimobirawa dalam Instagram Story-nya, seperti yang dilihat detikcom pada Jumat (24/4/2020).

Pria tua itu diketahui bernama Sutrisno (56). Dia duduk di atas trotoar sekitar Blok M beberapa hari yang lalu. Alat-alat berupa palu, sekop hingga gergaji dibawanya karena sedang mencari pekerjaan.

“Dua hari saya di sana (trotoar) terus, dari hari Rabu dan Kamis (22-23 April 2020). Di Sultansyah (Jalan Sultan Iskandar Syah), yang di dekat lampu merah belakang Blok M Square itu,” kata Sutrisno saat dihubungi.

Sutrisno menuturkan, dia sempat bekerja sebagai buruh bangunan harian lepas di salah satu proyek di daerah Jakarta Pusat. Namun sayangnya, semenjak virus Corona mewabah, dia bersama 2.700 buruh harian lepas lainnya diberhentikan.

“Kan sebelumnya itu di belakang Kedutaan Jepang itu kan ada bangunan besar, itu kan pekerjannya ada 3.000 orang, kan 2.700 pekerja diberhentikan. Waktu bulan Corona-Corona itu, awal Maret itu langsung sepi itu,” cerita Sutrisno.

Sutrisno merupakan warga Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengatakan istrinya sudah meninggal dan kini dia hidup bersama dua anaknya.

Ngontrak di Kalideres, kalau kontrakan sebulan Rp 500 ribu. Dari lahir di Jakarta, istri saya sudah meninggal. Anak saya dua, yang besar 16 tahun, yang kecil 14 tahun masih pada sekolah,” ujar dia.

Laman: 1 2

close