Dibaca ya...

Prank Petugas Rumah Sakit dengan Ngaku Pasien Corona, 4 Remaja Minta Maaf

79

Bacaikhtisar– Seorang remaja perempuan di Bone, Sulawesi Selatan bernama Anita Rahmasari mengaku sesak napas usai mengonsumsi minuman keras pada Jumat (8/5/2020). Lalu ia dibawa ke Rumah Sakit Hapsah oleh tiga rekannya yang panik.

Kepada petugas, mereka yang mengantar mengatakan korban terkena virus corona karena usai kontak langsung dengan kakeknya yang telah positif corona. Anita pun dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 RS Tenriawaru. Petugas yang memeriksa pun menggunakan APD sesuai protol Covid-19.

Saat memeriksa, petugas yang menangani mencium bau miras dan melihat korban berpura pura pingsan. Petugas pun langsung meminta rekannya membawa pulang Anita. Namun saat tiba di mobil, mereka berteriak senang sambil berkata: Prank!.

Keempatnya pun langsung diamankan dan meminta maaf atas perbuatannya. Video permintaan maafnya diunggah di akun Instagram @lambe_turah pada Selasa (12/5/2020).

“Mohon maaf kepada seluruh warga Indonesia dan untuk masyarakat Bone khususnya kepada perawat Tenriawaru atas kejadian yang kurang menyenangkan. Lilahita’ala pada saat kejadian tanggal 8 Mei 2020, teman kami atas nama Anita Rahman terkena sesak napas dan pada saat itu saya sedang panik, dan kami langsung membawa ke rumah sakit pada saat itu. Sekali lagi kami meminta maaf,” ujar rekan Anita, Eka Saswati dalam video yang diunggah.

Anita Rahmasari pun turut meminta maaf atas aksinya yang bersebut dalam videonya yang terpisah.

Menanggapi hal itu, para netizen ikut geram dengan keempat remaja tersebut.

“Beneran kasih virus corona aja. Gampang ko,” kata salah seorang netizen.

“Cuma dinegara +62 penyakit buat mainan,” timpal yang lain.

“Anak2 Millenial yg moral nya pd jongkok, sedih liatnya,” tutur yang lainnya.

“Kasih pelajaran yg setimpal…biar tau rasa dinginnya jeruji besi,tampang gak ada menyesalnya sama sekali,” kata netizen lainnya.

sumbr : indozon.nws

close