Dibaca ya...

Mengenal Kuliner Ekstrem Trenggiling yang Populer di China, Perantara Baru Virus Corona

45

Setelah kelelawar dan ular, kini trenggiling dipercaya turut berperan dalam penyebaran virus corona.

Sejak kabar mewabahnya virus corona yang berpusat di kota Wuhan, provinsi Hubei, China, perhatian dunia sempat tertuju pada kuliner ekstremsup kelelawar yang dituduh sebagai penyebab.

Meski demikian, kabar terbaru menyebutkan jika kelelawar dan ular bukanlah satu-satunya perantara.

Menurut Xinhua Net seperti dilansir dari laman World of Buzz, penelitian selama sebulan terakhir menunjukkan jika trenggiling dapat menjadi perantara novel coronavirus (2019-nCoV).

Hal ini ditunjukkan dari genom RNA virus corona di dalam trenggiling yang ternyata 99 persen identik dengan virus corona dalam manusia.

3f91bb82-a8de-4211-9ee4-5156f279a9f4_169
745x489-img-38673-ilustrasi-trenggiling

Selama sepuluh tahun terakhir, trenggiling telah menjadi hewan yang paling banyak diperdagangkan secara ilegal. Total, ada lebih dari 1 juta trenggiling yang diambil dari hutan Asia dan Afrika.

Dirangkum Guideku.com dari berbagai sumber, sisik trenggiling dipercaya dapat memiliki manfaat medis dan digunakan dalam pengobatan tradisional.

o-img-73557-sup-trenggiling

Sementara, daging trenggiling dijual secara ilegal untuk dimasak menjadi sup.

Sup trenggiling sendiri dikonsumsi oleh orang-orang karena alasan budaya, spiritual, dan faktor sosial.

Laman: 1 2

Source sumber
close