Dibaca ya...

Kerap Dikaitkan dengan Anak Genderuwo hingga Fenomena Gaib, Ini Kisah Tebo dan Wagini

217

Warga menyangka mereka anak genderuwo. Benarkah?

Keberadaan makhluk gaib membuat manusia takut untuk ditinggal sendiri di rumah, meskipun itu adalah rumahnya sendiri. Hal tersebut bukan tanpa sebab, ada beberapa yang merasa diganggu oleh makhluk gaib seperti kesurupan hingga diperlihatkan bentuk menyeramkan oleh makhluk gaib.

Namun yang paling mengerikan dari semua fenomena gaib adalah ketika makhluk gaib dapat merubah bentuknya menyerupai orang terkasih dan datang mengunjungi kita. Penyamaran makhluk gaib tersebut bukan lagi sebagai ketakutan pada hati dan pikiran manusia saja.

Coba kita ingat sekitar tahun 1990-an kita mengetahui kisahnya Tebo dan tahun 2013-an kita mengenal kisahnya Wagini, bukan? Tentu bagi kita yang lahir tahun 90-an tidak lupa dengan berita yang heboh pada masanya itu.

Kisah Tebo dan Wagini yang lahir dengan kondisi fisik yang berbeda dengan manusia biasa menyita perhatian massa. Bukan hanya soal fisik, mengingat berita yang beredar bahwa mereka adalah anak genderuwo dari Jawa. Yuk, kita ingat dan cari tahu lebih lanjut kisah keduanya.

Kisah Tebo dan Wagini
Tebo alias Imam Sayuti

TEBO

Tebo lahir di Jember tepatnya di desa Wuluhan dari seorang ibu yang bernama Nasikah. Semula ia diberi nama Imam Sayuti, namun satu di antara keluarganya mendapatnya wangsit soal penamaannya, alhasil ia dipanggil dengan nama Tebo.

Kisah Tebo bermula saat ia dipamerkan di sebuah wahana misteri pada tahun 1990-an. Menjadi miris, bukan? Warga dan orang-orang berbondong-bondong menyaksikan keberadaan Tebo dipameran tersebut.

Kisah Tebo ini diawali ketika tahun 1970-an ayahnya, Fai dan ibunya, Nasikah menikah. Fai harus pergi meninggalkan Nasikah seorang diri untuk menerima tugas ke luar kotanya. Konon Nasikah dan Fai belum sempat berhubungan badan.

Fai harus pergi bertugas meninggalkan istrinya untuk beberapa lama. Setelah 3 hari pergi ‘Fai’ pulang dan Nasikah tidak curiga, tidak lama Nasikah mengandung. Setelah kandungannya mulai besar Fai pulang dan kaget dengan kehamilan istrinya.

Fai marah besar karena menganggap istrinya itu selingkuh. Akan tetapi para tetangga yang menyaksikan keberadaan ‘Fai’ di rumah sebelumnya itu meyakinkan bahwa istrinya tidak selingkuh tapi diganggu genderuwo.

Laman: 1 2 3

close