Dibaca ya...

Kemenag Izinkan Kuliah Diganti Kerja Sosial Relawan Covid-19

21

Indonesia — Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama (Kemenag) memberi kewenangan kepada seluruh perguruan tinggi di bawah naungan kementeriannya untuk mengganti kegiatan perkuliahan mahasiswa dengan  kerja sosial atau menjadi relawan Covid-19. 

Pelaksanatugas (plt) Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin menyatakan kerja sosial atau aksi relawan Covid-19 itu nantinya dapat dikonversikan sebagai pengganti bobot Satuan Kredit Semester (SKS) mahasiswa di setiap program studinya.

“Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dapat mengatur berbagai bentuk kegiatan dalam semangat belajar kampus merdeka dengan kegiatan dari rumah dan lapangan baik berupa kerja sosial atau relawan penanganan Covid-19,” ujar Kamaruddin Amin lewat keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (26/3).

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor 697/03/2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, tertanggal 26 Maret 2020. 

Dalam surat edaran tersebut, Kamaruddin Amin pun menyatakan proses perkuliahan untuk seluruh perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag pada semester genap diganti dengan model kuliah online atau dalam jaringan (daring). 

Langkah itu, kata dia, menyusul terus meningkatnya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Kamaruddin Amin menambahkan pimpinan di setiap perguruan tinggi Islam juga harus mengambil langkah strategis, terutama terkait penggunaan paket kuota atau akses bebas mahasiswa dan dosen selama perkuliahan lewat daring.

“Pimpinan perguruan tinggi Islam melakukan upaya dan kebijakan strategis, terutama dalam penanganan paket kuota atau akses bebas, bagi mahasiswa dan sivitas akademika masing-masing dengan penyedia jasa telekomunikasi,” ujarnya. 

Kamaruddin Amin juga meminta kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di setiap perguruan tinggi keagamaan Islam, untuk terus melaporkan perkembangan penanganan dan informasi penting terkait isu Covid-19 kepada Kemenag

Laman: 1 2 3

Source sumber
close