Dibaca ya...

Dunia Tunggu Dinar Emas Jadi Mata Uang Global

173

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemrakarsa Modern Monetary Theory (MMT) Mardigu Wowiek mengatakan negara-negara di dunia, utamanya negara Muslim, memang sedang berupaya melakukan dedolarisasi atau ‘membuang’ dolar.

Mereka mempertimbangkan untuk menjadikan dinar emas sebagai alat pembayaran Internasional.

“Jadi modern monetary theory (MMT) memang melakukan dedolarisasi atau kita berusaha melepas ketergantungan terhadap dolar dan pemrakarsa ini sudah ada sejak tahun 2009.” katanya dalam acara Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis (26/12/2019).

Mardigu mengatakan ada berbagai alasan mengapa negara-negara dunia mulai membuang dolar. Salah satunya adalah karena mereka menganggap ketergantungan pada dolar sebagai hal yang tidak baik.

“Di mana pada saat itu subprime mortgage di tahun 2008 itu benar-benar dunia merasa ketergantungan terhadap dolar itu tidak baik.” jelas pria yang juga merupakan praktisi cryptocurrency dengan Cyronium itu.

Lebih lanjut, Mardigu menjelaskan bahwa alasan lainnya yang membuat negara-negara dunia mempertimbangkan untuk membuang dolar adalah karena dolar bukanlah mata uang riil. Ini dikarenakan dolar dicetak tanpa menggunakan jaminan emas lagi.

“Jadi 18 agustus 1971, ini pertama kalinya Amerika Serikat (AS) menyatakan mem-print dolar tidak menggunakan jaminan emas lagi. Jadi AS cetak dolar suka-sukanya tanpa jaminan emas lagi. Sejak saat itu sebenarnya dunia sudah menantang Amerika tapi Amerika kan lagi kuat-kuatnya. Nah saat ini ada satu negara yang besar yang namanya China, yang ekonominya nomor satu di dunia, yang merasa dolar itu tidak fair karena mem-print dolarnya tidak berdasarkan jaminan emas dan itu diucapkan di tahun 71.”

“Sejak saat itu, sekali lagi dolar itu tidak riil, karena itu dedolarisasi (dilakukan). Itu harus ada yang riil. Harus ada patokannya. Diharapkan dinar (bisa menjadi mata uang riil).” tambahnya menjelaskan.

Tanggapan yang dikeluarkan oleh Mardigu tersebut disampaikan di tengah-tengah meningkatnya antusiasme negara-negara muslim seperti Malaysia, Iran, dan Qatar dalam menjadikan dinar mata uang internasional.

Laman: 1 2

close