Dibaca ya...

Akad Anti Corona! Ijab Kabul Ini Pakai Tali untuk Ganti Jabat Tangan, Wah Bisa Ditiru nih

41

Pakai tali biar aman.

Baca Ikhtisar Virus Corona tak bisa menjadi penghalang dua insan yang saling mencinta. Akad pernikahan tetap bisa dilakukan di tengah pandemi ini. Untuk proses ijab kabul yang biasanya sambil berjabat tangan bisa dilakukan dengan cara berikut ini agar aman dari virus Covid-19.

Akad pernikahan berikut ini dilakukan dengan cara yang sangat unik. Jabat tangan saat ijab kabul diganti dengan menggunakan tali. Semua orang yang terlibat dalam akad nikah tersebut diwajibkan memakai masker, hand sanitizer dan juga duduk berjarak seperti ketentuan yang berlaku.1 dari 3 halaman

Pernikahan ini berlangsung di sebuah musala yanga ada di Desa Sumber Rejo, Jombang, Jawa Timur. Tali yang digunakan dalam akad ini sepanjang 60 sentimeter yang dibentangkan di atas meja akad. Salah satu ujung dipegang oleh penghulu dan ujung lainnya dipegang oleh mempelai pria.

Dilansir dari berbagai media, Kepala KUA Kecamatan Jombang, Hasanuddin mengatakan bahwa ada beberapa hal yang tak biasa dalam pernikahan yang dilakukan di tengah wabah Corona ini. Salah satunya dengan menggunakan tali sebagai ganti jabat tangan ini.2 dari 3 halaman

Kemenag RI sendiri membolehkan akad nikah tetap berlangsung saat ini asalkan sesuai dengan prosedur yang diberlakukan. Prosedur ini yaitu jumlah orang yang hadir dibatasi, menggunakan hand sanitizer, duduk sesuai dengan jarak yang telah ditentukan dan beberapa lainnya.

Akun Instagram @makassar_iinfo membagikan potret saat dilakukan ijab kabul unik ini. Berikut ini unggahannya.

View this post on Instagram

Mereka diwajibkan mengenakan masker, memakai hand sanitizer, serta diminta duduk berjarak sesuai protokol yang dianjurkan pemerintah. Yang unik, ada sebuah benang putih sepanjang 60 centimeter di meja akad. Benang itu ternyata sebagai media pengganti berjabat tangan. . Benang dipegang penghulu dan pengantin laki-laki yang akan melangsungkan ijab kabul. Sebelum akad dimulai, pengantin laki-laki terlebih dahulu dilatih untuk mengucapkan lafal akad, agar tak salah saat prosesi ijab berlangsung. . Hasanuddin, Kepala KUA Kecamatan Jombang mengatakan pernikahan dalam situai badai Covid-19 ada beberapa hal yang tidak biasa dilakukan. Pertama, sesuai anjuran Kemenag RI akad nikah boleh dilakukan asalkan tetap menjalankan prosedur tetap. Diantaranya, jumlah orang yang hadir dibatasi, duduk berjarak, menggunakan hand sanitizer dan lainnya. . ”Termasuk mennggunakan sarung tangan dan masker,” ujar dia. Sedangkan untuk penggunaan benang sebagai media pengganti jabat tangan adalah upaya untuk menjamin keselamatan bersama. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 kontak fisik seperti salaman, cium tangan tidak diperbolehkan. ”Kita memakai tali sebagai pengingat agar saat prosesi akad yang bersangkutan, langung menjawab tanpa jeda,” tambahnya. . Hal tersebut menurut Islam diperbolehkan dan tidak meninggalkan keabsahan maupun nilai pada prosesi akad. ”Karena sah dan tidaknya sebuah pernikahan itu terletak pada saat menjawab,” papar dia. . Artikel : Fajar.co.id Video : seputar inews pagi

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Warganet membanjiri postingan ini dengan berbagai komentar. Ini beberapa di antaranya.

rizal_sdirman membalas, ” KURANG GEDE TALINYA, SKALIAN MAIN TARIK TAMBANG AJA SAMA BAPAK PENGHULU.”

Laman: 1 2

close